" nama ustad " : " ust . ahmad sarwat , lc . , ma " 

" judul " : " mengapa allah tidak jadi syetan taat kepada ? "

" isi " : " pak ustadz , mengapa allah tidak jadi syetan taat kepada pada saat ia bangkang perintah ? " , " apakah allah biar itu jadi ? " , " biar syetan goda manusia untuk masuk neraka ? " , " apakah jika kita masuk neraka / syurga itu sudah jadi tentu allah sejak awal ? " , " terimakasih pak ustadz "

" jawaban1 " : " wed 14 november 2007 05 :32  " , "  5 . 814 views  n " , " n " , " n " , " pak ustadz , mengapa allah tidak jadi syetan taat kepada pada saat ia bangkang perintah ? " , " apakah allah biar itu jadi ? " , " biar syetan goda manusia untuk masuk neraka ? " , " apakah jika kita masuk neraka / syurga itu sudah jadi tentu allah sejak awal ? " , " terimakasih pak ustadz " , " n " , " r nmenciptakan makhluk bagi allah swt adalah hal yang mudah . baik makhluk itu desain jadi makhluk taat atau ingkar , dua sama mudah . " , " dan mati makhluk pun juga mudah bagi allah , masuk mati syetan yang jadi allah bagai makhluk bangkang . " , " tapi lepas dari masalah mudah bagi allah swt untuk cipta makhluk dengan bagai karakter , kita harus tahu bahwa allah swt maha hendak . dan dia tidak perlu tanya - tanya tentang kenapa cipta yang begini atau yang begitu . " , " semua itu adalah bagi dari skenario allah swt dalam drama hidup manusia di muka bumi . allah swt selain cipta iblis , juga cipta makhluk yang jadi mangsa bagi makhluk lain . kalau lihat dari kaca mata hewan yang mangsa , maka hewan mangsa itu adalah hewan yang zhalim . " , " tetapi kita tidak pernah kata bahwa singa , macan atau harimau bagai makhluh yang bangkang atau mungkar . sebab buas hewan - hewan itu benar atas hendak allah juga . " , " maka ketika allah swt cipta iblis yang kerja bangkang , sama sekali tidak tunjuk allah lemah . tetapi balik , justru tunjuk bahwa allah swt sangat kuasa . segala sesuatu pulang kepada - nya dan dia bukan pihak yang perlu tanya atas hendak . " , " beda dengan kita manusia , yang harus tanggung - jawab semua tindak kita . kita adalah makhluk yang akan tanya , kenapa laku ini dan itu . tetapi allah swt bukan pihak yang boleh tanya atas apa yang laku . " , " sebab dia adalah tuhan . dan hendak apa , itu adalah hak preogratif tuhan . "
